Arti Cinta Suci

Posted by Iral Farehal on 04:09 AM, 17-Jul-14

Duhai cinta
kenapa kau jadi derita
mengapa kau menjelma luka
hati perih selalu kau siksa

duhai cinta
mengapa kau bersahaja
tertawa si atas luka
menari bersuka ria
sedangkan aku, berlinangan air mata

duka cinta kuterima
luka cinta tak pernah sirna
namun cinta
kenapa selalu membara

inikah cinta suci
terasa begitu berarti
walau engkau telah pergi
tiada mungkin tuk kembali

disini kubernyanyi
melantunkan melodi dalam perih
air mata tak kunjung henti
cinta terus berdalih, , ,

oh tuhan
inikah cobaan kesabaran
yang kurasa serupa beban
serupa titah harus ku emban

©Seroja_lembayunGSenja

Kenangan Silam

Posted by Iral Farehal on 10:55 AM, 06-Dec-13

Di pertengahan malam ini
Ku tuliskan sebait puisi
Ku katakan segala isi hati
Kepada badadari pujaan hati

Ingin aku mengeluh
Ingin aku marah
Namun aku insan lemah
Aku hanya mampu pasrah

Kini, , , Aku merasa jenuh
Jiwa ku semakin rapuh
Serasa tak kuasa ku mengayuh
Dayung ku hancur luluh

Walau rindu itu masih ada
Ku coba meraih asa
Walau hatiku pernah terluka
Seberapa perihnya kucoba untuk lupa

Setiap aku terjaga
Tak pernah aku lupa
Ku titipkan sebuah do'a
Kepada Allah yang kuasa
Semoga engkau di jaga-NYa

Aku berharap pada pelita
Ku menanti di pagi buta
Datangnya seberkas cahaya
Terangi jalanku menuju bahagia

©Seroja_lembayunGSenja

Rintihanku Di Perantauan

Posted by Iral Farehal on 08:46 AM, 09-Apr-13

Pagi memberi bercak
Panas jua mengeringkanya
Hingga lekat tanpa lekang
Takkan hilang hingga usang

Yah, torehan itu memilukan
Sangat perih menyakitkan
Mengoyak asa yang ku tanam
Buat harapan pergi menghilang

Tuhan
Adakah ku punya keikhlasan?
Menjalani segala cobaan
Meniti jalan merintis kejayaan

Semua penuh perjuangan
Tak ada hasil tanpa rintangan
Hanya air mata dan sapu tangan
Yang ku usap perlahan-lahan

Ibu
Rasanya inginku pulang
Menangis di pangkuanmu
Aku rindu belaian kasih sayang

©Seroja_lembayunGSenja

[puisi] Mengejar Asa Yang Maya

Posted by Iral Farehal on 12:33 AM, 01-Oct-12

Diamku bukan bisu
Acuhku bukanlah dungu
Lamunku tidaklah kelu
Sabarku bukan tak mampu

Aku hanya berfikir
Haruskan aku musafir
Berkelana tuk mengukir
Mengikuti nasib yang mengalir

Jalanku bukan disini
Hidupku bukan begini
Caraku bukanlah seperti
Namun, aku benarlah ini

Coba turuti kata hati
Kemanapun aku pergi
Walau masa depan masih misteri
Yakinku, Tuhan maha pemberi

Dengan caranya sendiri
Yang tak mungkin di mengerti
Tak dapat di pelajari
Namun semua itu adalah pasti

©Seroja_lembayungSenja